slot88 gacor
Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 21 Tahun 2023
  • Telp. 021 3919 213 & HP/WA: 0812-9865-1528
  • Fax. 021 3919 213
  • Login
  • Kontak Kami

Detail Post

Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 21 Tahun 2023

Mungkin sebagai importir sekaligus distributor resmi produk, seluruh anggota Adminkom sudah paham mengenai kewajiban sebelum memasarkan produk khususnya mesin Fotokopi berwarna (MFB), mesin Printer Berwarna (MPB) dan mesin multifungsi Berwarna (MMB) di Indonesia, yaitu kewajiban untuk memperoleh Tanda Pendaftaran dari Direktorat Jenderal PKTN (Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga) untuk Petunjuk Penggunaan dan Kartu Jaminan dalam Bahasa Indonesia, serta kewajiban untuk memiliki Pusat Layanan Purna Jual dilengkapi dengan alamat lengkap serta jaminan ketersediaan suku cadang.

Pada tahun 2023, pihak Kemendag mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 21 Tahun 2023 yang merupakan perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 26 Tahun 2021 tentang Penetapan Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Perdagangan.  Di dalam Peraturan ini dimasukkan juga Peraturan Petunjuk Penggunaan dan Kartu Jaminan Purna Jual dalam Bahasa Indonesia bagi produk Elektronika dan produk Telematika.  Silahkan baca lebih detil Permendag 21 Tahun 2023 di sini.

Menganalisa Peraturan tersebut di dalam Permendag 21 tahun 2023 ini, Menunjukkan bahwa Tanda Pendaftaran adalah dokumen sebagai tanda bukti yang menerangkan bahwa Petunjuk Penggunaan dan Kartu Jaminan atas Produk Elektronika dan Produk Telematika telah didaftarkan di Kementerian Perdagangan, menjadi hal yang Mandatory harus dipatuhi oleh seluruh Importir dan Distributor Resmi yang memasarkan produknya di Indonesia.

Ada 3 Komponen Utama yang harus dipenuhi oleh Importir Ketika akan memasarkan produknya di Indonesia, yaitu:

  1. Minimal menyampaikan 6 (enam) daftar Pusat Layanan Purna Jual dilengkapi dengan alamat lengkap serta jaminan ketersediaan suku cadang.
  2. Petunjuk Penggunaan dalam Bahasa Indonesia. 
  3. Kartu Jaminan dalam bahasa Indonesia. 

Tujuan dilaksanakan pendaftaran Petunjuk Penggunaan dan Kartu Jaminan Purna Jual dalam Bahasa Indonesia bagi produk elektronika dan produk telematika untuk menjamin diperolehnya hak konsumen atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang yang akan dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan oleh konsumen.

Pendaftaran  Petunjuk Penggunaan dan Kartu Jaminan Purna Jual dalam Bahasa Indonesia bagi produk elektronika dan produk telematika dibuktikan dengan penerbitan Tanda Pendaftaran oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan.

Detil Persyaratan umum, serta persyaratan khusus dari Produk yang didaftarkan bisa di lihat pada Paragraf F dari Permendag Nomor 21 Tahun 2023.

Pihak Ditjen PKTN akan secara rutin melakukan monitoring serta pengawasan kepada seluruh Distributor Resmi dan Importir yang memasarkan produknya di Indonesia untuk kelengkapan 3 Komponen utama dari Permendag Nommor 21 Tahun 2023 di atas, dan jika ada pelanggaran atau ketidak sesuaian dengan peraturan akan diberikan sanksi administrative sesuai aturan Permendag 21 tahun 2023. Tata cara pengawasan barang beredar khususnya barang teknologi informasi dan elektronika, meliputi enam tahap, dimulai dengan tahap inventarisasi lokasi, penyiapan surat tugas, pelaksanaan pengawasan, penuangan hasil pengawasan dalam berita acara, peneguran tertulis sebagai peringatan, hingga melakukan koordinasi dengan PPNS-PK (Penyidik Pegawai Negeri Sipil Perlindungan Konsumen)  dan penyidik Kepolisian Republik Indonesia. Sementara itu, hal-hal yang menjadi objek pengawasan adalah:

  1. Legalitas Usaha
  2. Petunjuk Penggunaan dalam bahasa Indonesia
  3. Keberadaan Kartu Garansi dalam bahasa Indonesia
  4. Pendaftaran Petunjuk Penggunaan Manual dan Kartu Garansi.

Satu hal lagi yang cukup penting adalah adanya Pusat Layanan Perbaikan (Service Center) yang merupakan salah satu komponen utama dalam sistem layanan purna jual. Produk yang tidak dapat berfungsi dengan baik akan dirujuk ke pusat layanan perbaikan yang ditunjuk dan tertera pada kartu garansi. Oleh karena itu khususnya bagi perusahaan berskala besar, pusat layanan perbaikan menjadi instrumen utama dalam pemantauan kualitas produk, peningkatan kepuasan pelanggan dan penyempurnaan produk. Perusahaan berskala besar khususnya seluruh anggota ADMINKOM juga menggunakan Pusat Layanan Perbaikan untuk membangun image Perusahaan, sehingga sudah seharusnya seluruh anggota ADMINKOM menerapkan aturan yang ketat berkenaan dengan Pusat Layanan Perbaikan. 

Secara umum pusat layanan perbaikan dikelompokkan menjadi 3 (tiga) bentuk yaitu:

  1. Pusat Layanan Perbaikan yang menjadi bagian dari suatu Perusahaan
  2. Pusat Layanan Perbaikan yang ditunjuk secara eksklusif untuk menangani produk dari Perusahaan
  3. Pusat Layanan Perbaikan yang ditunjuk tetapi non-eksklusif, pusat layanan perbaikan itu menangani beberapa merek produk.

Bentuk Pusat Layanan Perbaikan ditetapkan dengan mempertimbangkan pangsa pasar. Pusat Layanan Perbaikan bagian dari Perusahaan untuk wilayah dengan pangsa pasar tinggi dan sebaliknya Pusat Layanan Perbaikan eksklusif dan non-eksklusif untuk wilayah dengan pangsa pasar rendah tetapi cenderung mengalami peningkatan. Dengan kata lain, untuk pemasaran produk sudah seharusnya juga disertakan pusat  layanan perbaikan sebagai bukti komitmen perusahaan kepada seluruh konsumennya.

Nah, demikianlah sekilas analisa dari Permendag Nomor 21 Tahun 2023 ini agar menjadi perhatian dari seluruh anggota ADMINKOM untuk dipatuhi, dan ditindak lanjuti secara tertib dan baik.  Dan semoga tulisan ini bermanfaat bagi seluruh anggota ADMINKOM dalam menjalankan bisnisnya masing-masing.

 

harikur

 


 

Gedung
ADMINKOM
  • 021 3919 213 & HP/WA: 0812-9865-1528
  • sekretariat@adminkom.org
Analisis Ritme Bermain dalam Sesi Panjang yang Menentukan Stabilitas Hasil Evaluasi Pola Interaksi Pemain terhadap Perubahan Intensitas Putaran Analisis Statistik Sesi Bermain dalam Menjaga Konsistensi Performa Evaluasi Dinamika Sistem Permainan saat Intensitas Ditingkatkan Bertahap Analisis Jam Bermain terhadap Perubahan Pola Hasil Evaluasi Mekanisme Putaran dalam Sesi Bermain Berkelanjutan Analisis Pola Respons Sistem terhadap Variasi Ritme Bermain Evaluasi Stabilitas Sesi Menengah dalam Mengelola Risiko Analisis Keseimbangan Intensitas dan Durasi dalam Aktivitas Bermain Evaluasi Pola Sistematis pada Sesi Bermain Berirama Stabil Analisis Dinamika Putaran terhadap Konsistensi Jangka Menengah Evaluasi Data Historis dalam Membaca Pola Sistem Permainan Analisis Mekanisme Adaptasi Pemain terhadap Pola Sesi Evaluasi Pola Bertahap dalam Aktivitas Bermain Terstruktur Analisis Hubungan Ritme dan Stabilitas dalam Sistem Permainan Evaluasi Pola Intermiten dalam Menentukan Arah Performa Analisis Intensitas Putaran terhadap Variasi Hasil Evaluasi Pola Sesi Ringan dalam Menjaga Kendali Analisis Perubahan Pola Sistem saat Intensitas Dikendalikan Evaluasi Stabilitas Pola Bermain dalam Rentang Waktu Tertentu Bagaimana Ritme Bermain Membentuk Pola Keputusan Pemain Ketika Intensitas Ditingkatkan Bagaimana Sistem Merespons Bagaimana Pemain Menyesuaikan Pola saat Sesi Berubah Ketika Ritme Tidak Stabil Adaptasi Menjadi Faktor Penentu Bagaimana Pola Bertahap Membantu Menjaga Kendali Ketika Durasi Bermain Bertambah Apa yang Terjadi pada Sistem Bagaimana Intensitas Moderat Membentuk Konsistensi Ketika Sesi Terlalu Panjang Risiko Mulai Terlihat Bagaimana Pola Seimbang Membantu Adaptasi Pemain Ketika Ritme Dikendalikan Stabilitas Lebih Mudah Terjaga Strategi Bertahap dalam Mengelola Intensitas Bermain Pendekatan Stabil untuk Menghindari Fluktuasi Berlebihan Strategi Rasional dalam Menjaga Konsistensi Sesi Kesalahan Umum saat Mengabaikan Ritme Bermain Strategi Terukur dalam Mengelola Durasi Aktivitas Kesalahan yang Muncul saat Intensitas Tidak Dikendalikan Strategi Adaptif dalam Sistem Bermain Modern Kesalahan Umum Pemain saat Terlalu Fokus pada Kecepatan Strategi Seimbang untuk Menjaga Kendali Jangka Menengah Kesalahan yang Sering Terjadi saat Pola Tidak Dievaluasi Strategi Terukur dalam Menjaga Konsistensi Kesalahan Saat Ritme Bermain Tidak Stabil Strategi Rasional dalam Mengelola Risiko Kesalahan Umum Akibat Sesi Tidak Terencana Strategi Adaptif untuk Menjaga Kendali Aktivitas Kesalahan Saat Intensitas Tidak Dievaluasi Strategi Seimbang dalam Aktivitas Berulang Kesalahan Umum Pemain Saat Terburu Buru Strategi Bertahap untuk Mengelola Fluktuasi Kesalahan Saat Ritme Tidak Disesuaikan Bagaimana Pemain Menyesuaikan Ritme dalam Sesi Menengah Ketika Sistem Terasa Acak Pola Bertahap Jadi Penopang Bagaimana Pengendalian Ritme Membentuk Stabilitas Ketika Sesi Terstruktur Risiko Lebih Mudah Dikelola Bagaimana Pemain Mengatur Intensitas Secara Rasional Ketika Ritme Terlalu Padat Evaluasi Menjadi Penting Bagaimana Pola Stabil Membantu Menjaga Emosi Ketika Intensitas Tidak Konsisten Adaptasi Diperlukan Bagaimana Sesi Terukur Membantu Pengambilan Keputusan Ketika Ritme Tepat Sistem Lebih Mudah Dibaca Analisis Dinamika Pola Bermain Berbasis Sesi Evaluasi Mekanisme Ritme dalam Sistem Permainan Analisis Perubahan Pola terhadap Intensitas Bertahap Evaluasi Stabilitas Sistem dalam Aktivitas Bermain Terukur Analisis Struktur Sesi terhadap Konsistensi Evaluasi Pola Interaksi Pemain dan Sistem Analisis Dinamika Ritme dalam Menjaga Kendali Evaluasi Pola Bermain Seimbang dalam Sistem Modern Analisis Intensitas Moderat terhadap Stabilitas Hasil Evaluasi Pola Ritmis dalam Aktivitas Bermain Efisien Analisis Mekanisme Sistem terhadap Variasi Putaran Evaluasi Pola Sesi Terencana dalam Menjaga Konsistensi Analisis Ritme Adaptif dalam Sistem Bermain Evaluasi Dinamika Sistem terhadap Pola Bertahap Analisis Stabilitas Putaran dalam Aktivitas Bermain Evaluasi Pola Bermain Terukur terhadap Risiko Analisis Struktur Ritme dalam Sistem Permainan Evaluasi Pola Konsisten sebagai Pendekatan Rasional Analisis Intensitas Seimbang dalam Aktivitas Bermain Evaluasi Dinamika Pola dalam Sistem Bermain Digital Bagaimana Pemain Membaca Pola dalam Aktivitas Berulang Ketika Sistem Berubah Strategi Adaptif Dibutuhkan Bagaimana Ritme Bertahap Mengurangi Tekanan Ketika Intensitas Tinggi Konsistensi Mulai Diuji Bagaimana Pemain Mengelola Sesi agar Tetap Rasional Ketika Pola Tidak Terbaca Pendekatan Stabil Lebih Aman Bagaimana Ritme Seimbang Membantu Pengambilan Keputusan Ketika Aktivitas Terlalu Cepat Risiko Cenderung Meningkat Bagaimana Pola Adaptif Membantu Menjaga Fokus Ketika Intensitas Menurun Konsistensi Mulai Terlihat Strategi Bertahap untuk Mengurangi Tekanan Aktivitas Kesalahan Umum dalam Mengelola Sesi Panjang Strategi Rasional untuk Menjaga Stabilitas Sistem Kesalahan saat Mengabaikan Durasi Bermain Strategi Adaptif dalam Menyesuaikan Intensitas Kesalahan Umum Pemain Baru dalam Mengatur Ritme Strategi Seimbang dalam Aktivitas Bermain Terukur Kesalahan saat Intensitas Terlalu Ditingkatkan Strategi Bertahap untuk Menjaga Fokus Kesalahan Umum dalam Membaca Pola Sistem Analisis Dinamika Sistem Bermain Berbasis Sesi Evaluasi Pola Konsisten dalam Aktivitas Bermain Jangka Pendek Analisis Mekanisme Putaran terhadap Ritme Hasil Evaluasi Pola Adaptif dalam Sistem Bermain Modern Analisis Ritme Stabil sebagai Faktor Penentu Konsistensi Evaluasi Pola Sistematis terhadap Variasi Intensitas Analisis Sesi Bermain terhadap Fluktuasi Hasil Evaluasi Dinamika Ritme dalam Sistem Permainan Digital Analisis Struktur Putaran dalam Menjaga Keseimbangan Evaluasi Pola Bertahap dalam Aktivitas Bermain Efisien Analisis Hubungan Jam Bermain dan Stabilitas Sistem Evaluasi Pola Ritmis dalam Aktivitas Bermain Berkelanjutan Analisis Sistem Putaran terhadap Perubahan Performa Evaluasi Pola Moderat dalam Menekan Risiko Analisis Dinamika Intensitas pada Sesi Bermain Terukur Evaluasi Pola Adaptasi Sistem terhadap Ritme Bermain Analisis Konsistensi Putaran dalam Rentang Waktu Menengah Evaluasi Pola Sistemik dalam Aktivitas Bermain Stabil Analisis Ritme Putaran sebagai Indikator Performa Evaluasi Pola Bermain Terstruktur dalam Sistem Digital Analisis Keteraturan Ritme Bermain dalam Sesi Bertahap Evaluasi Pola Aktivitas Bermain terhadap Stabilitas Sistem Analisis Hubungan Intensitas dan Konsistensi dalam Sesi Menengah Evaluasi Struktur Sesi Bermain terhadap Fluktuasi Hasil Analisis Pola Sistemik dalam Aktivitas Bermain Berulang Evaluasi Dinamika Intensitas terhadap Perubahan Performa Analisis Ritme Bermain sebagai Indikator Keseimbangan Evaluasi Pola Putaran dalam Sesi Bermain Terukur Analisis Stabilitas Sistem saat Intensitas Dijaga Moderat Evaluasi Pola Aktivitas Bertahap dalam Menekan Risiko Bagaimana Ritme Konsisten Membentuk Pengalaman Aktivitas Ketika Sesi Tidak Terburu Buru Fokus Lebih Terjaga Bagaimana Pemain Mengelola Ritme dalam Jangka Menengah Ketika Intensitas Moderat Konsistensi Lebih Terlihat Bagaimana Pola Bertahap Mengurangi Risiko Aktivitas Ketika Ritme Terjaga Adaptasi Menjadi Lebih Mudah Bagaimana Pemain Menyikapi Perubahan Intensitas Ketika Aktivitas Terukur Kendali Lebih Terasa Bagaimana Ritme Stabil Membantu Pengelolaan Risiko Ketika Sesi Terkelola Sistem Lebih Mudah Dievaluasi Strategi Terukur dalam Menjaga Ritme Aktivitas Kesalahan Umum saat Intensitas Tidak Dikendalikan Strategi Bertahap untuk Menjaga Stabilitas Sistem Kesalahan dalam Mengabaikan Struktur Sesi Strategi Rasional untuk Mengelola Aktivitas Berulang Kesalahan Umum saat Ritme Terlalu Dipaksakan Strategi Seimbang dalam Menjaga Kendali Jangka Menengah Kesalahan saat Intensitas Berubah Tanpa Evaluasi Strategi Terstruktur untuk Aktivitas Lebih Terkontrol Kesalahan Umum akibat Durasi Tidak Terukur Analisis Struktur Ritme terhadap Konsistensi Jangka Menengah Evaluasi Mekanisme Sesi Bermain dalam Sistem Digital Analisis Pola Adaptasi terhadap Perubahan Intensitas Evaluasi Dinamika Sistem Bermain Berbasis Ritme Analisis Keseimbangan Durasi dan Intensitas Bermain Evaluasi Pola Terencana dalam Aktivitas Bermain Stabil Analisis Pola Respons Sistem terhadap Ritme Konsisten Evaluasi Struktur Aktivitas Bermain dalam Sesi Terbatas Analisis Dinamika Ritme Bermain terhadap Kendali Sistem Evaluasi Pola Sesi Bertahap dalam Aktivitas Berulang Bagaimana Pemain Membaca Ritme dalam Sesi Menengah Ketika Aktivitas Terlalu Padat Evaluasi Menjadi Penting Bagaimana Ritme Stabil Membantu Mengelola Tekanan Ketika Sesi Dilakukan Bertahap Konsistensi Terbangun Bagaimana Pemain Mengatur Durasi agar Tetap Terkendali Ketika Intensitas Tidak Berlebihan Risiko Lebih Rendah Bagaimana Pola Seimbang Membantu Adaptasi Aktivitas Ketika Ritme Terstruktur Sistem Lebih Mudah Dipahami Bagaimana Pemain Menilai Stabilitas dalam Aktivitas Berulang Ketika Intensitas Dijaga Fluktuasi Lebih Terkontrol Strategi Adaptif dalam Menyikapi Perubahan Ritme Kesalahan saat Aktivitas Dilakukan Terlalu Cepat Strategi Bertahap untuk Mengurangi Fluktuasi Kesalahan Umum dalam Mengelola Intensitas Strategi Rasional dalam Menjaga Konsistensi Aktivitas Kesalahan saat Ritme Tidak Disesuaikan Strategi Seimbang untuk Menekan Risiko Aktivitas Kesalahan Umum akibat Pola Tidak Terencana Strategi Terukur dalam Mengelola Sesi Menengah Kesalahan saat Intensitas Tidak Dievaluasi Berkala Analisis Konsistensi Pola dalam Sistem Bermain Modern Evaluasi Intensitas Terkontrol terhadap Stabilitas Hasil Analisis Pola Sistematis dalam Aktivitas Bermain Terukur Evaluasi Dinamika Durasi terhadap Performa Sistem Analisis Ritme Aktivitas Bermain dalam Menjaga Fokus Evaluasi Pola Seimbang dalam Sistem Bermain Digital Analisis Struktur Sesi terhadap Pengendalian Risiko Evaluasi Mekanisme Ritme dalam Aktivitas Bermain Rasional Analisis Pola Bertahap sebagai Pendekatan Stabil Evaluasi Dinamika Sistem terhadap Ritme Aktivitas Bagaimana Ritme Teratur Membantu Menjaga Kendali Aktivitas Ketika Intensitas Dijaga Stabil Sistem Lebih Mudah Dibaca Bagaimana Pemain Menyusun Pola dalam Aktivitas Berulang Ketika Sesi Terencana Risiko Lebih Mudah Dikelola Bagaimana Ritme Bertahap Membentuk Konsistensi Ketika Aktivitas Dilakukan Moderat Stabilitas Lebih Terasa Bagaimana Pemain Menyesuaikan Intensitas secara Rasional Ketika Ritme Tidak Dipaksakan Sistem Lebih Seimbang Bagaimana Pola Terukur Membantu Pengambilan Keputusan Ketika Intensitas Terjaga Fokus Lebih Mudah Dipertahankan Strategi Adaptif untuk Menjaga Stabilitas Aktivitas Kesalahan Umum Pemain dalam Mengatur Ritme Strategi Bertahap untuk Aktivitas Lebih Stabil Kesalahan saat Sesi Dilakukan tanpa Struktur Strategi Rasional dalam Mengelola Ritme Sistem Kesalahan Umum Akibat Intensitas Berlebihan Strategi Seimbang dalam Aktivitas Terukur Kesalahan saat Pola Sistem Diabaikan Strategi Terstruktur untuk Menjaga Konsistensi Kesalahan Umum dalam Mengabaikan Ritme Aktivitas